Masjid Agung Madiun

Kamilah Travel Jatim : Jika mengunjungi Kota Madiun, gunakan Kamilah Travel Jurusan Surabaya-Madiun, kami siap mengantarkan anda hingga ke depan pintu rumah. Di pusat Kota Madiun terdapat Masjid Agung Baitul Hakim merupakan masjid terbesar di Kota Madiun, berdiri kokoh di sebelah barat alun-alun Kota Madiun. Diperkirakan dibangun pada zaman kolonial Belanda pada saat di pimpin oleh Ronggo Jumeno yaitu sekitar tahun 1830 an masehi. Akan tetapi renovasi secara besar itu di mulai pada tahun 2002 yang ditandai dengan sebutan pemasangan tiang seribu yang masih mempertahankan 4 pilar utama dari kayu seperti ciri khas masjid jawa pada umumnya. Pada tahun 2011 renovasi terakhir dilakukan dengan menambah luas serambi masjid membangun kubah dan menara hingga seperti saat ini. Bahan dan ornamen areal Mimbar dan Kubah Masjid AgungMadiun terbuat dari kayu jati tua. Dipadukan dengan lampu gantung kristal yang indah menjadikan ruang mimbar begitu sempurna. Setelah mengalami beberapa kali pemugaran masjid ini semakin apik dan anggun menghiasi kota Madiun. Warna dan ornamennya yang begitu indah, serasa berada di masjid Nabawi. (dta/kamilah...
read more

Pesona Traveling ke Yogyakarta

Berikut tips agar Anda bisa tetap menikmati kekhasan Yogyakarta, tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Selama berwisata di Yogyakarta, banyak pilihan alternatif untuk mengelilingi dan berkunjung ke tempat-tempat wisata. Salah satunya dengan angkutan umum, di Yogyakarta masih banyak bus dalam kota dengan harga terjangkau. Ada juga naik bus transJogja dengan harga tiket Rp 3.000 untuk single trip. Rute bus ini pun melewati beberapa tempat strategis di Yogyakarta. Jika Anda ingin mengunjungi tempat-tempat wisata yang tidak terjangkau angkutan umum, Anda bisa menyewa motor selama sehari penuh dengan harga sewa Rp 50.000. Atau jika Anda ingin menikmati suasana dengan berjalan kaki, jalanan kota Yogyakarta ditata nyaman untuk para pejalan kaki. Urusan perut jangan sampai terlewatkan. Dengan uang seratus ribu saja, Anda bisa menikmati berbagai macam kuliner murah untuk beberapa hari di Yogyakarta. Anda bisa menikmati gudeg basah, sajian kuliner khas kota ini untuk sarapan seharga Rp 7.000 per porsi lengkap dengan ayam suwir. Anda bisa menemukan penjual gudeg basah, pecel sayur, bubur ayam, soto dan lain sebagainya saat pagi hari di pinggiran Jalan Malioboro. Jika Anda ingin mendapatkan tempat menginap memadai dengan biaya per malam yang murah, silakan cari di pinggiran kota. Banyak penginapan yang menawarkan harga mulai dari Rp 70.000 hingga Rp 95.000 per malam untuk kamar yang bisa diisi dua orang. Rata-rata hotel murah ada di pinggiran, tetapi ada juga yang terletak di pusat kota misalnya di dekat Keraton ada Hotel Puspita atau Delta Homestay di...
read more

Traveling ke Ponorogo

Ponorogo memiliki daya tarik traveling baik berupa objek dan budaya yang berkisar ± 30 daya tarik wisata. Bentuk objek tersebut ada 2 yaitu alam dan buatan. Meski masih merupakan daerah yang belum begitu berkembang, namun pariwisata Kabupaten Ponorogo sudah mampu menarik wisatawan baik lokal, nusantara maupun wisatawan mancanegara. Ponorogo sebagai sebuah kota yang di kenal dengan asal Atraksi Reog Ponorogo memiliki beragam objek dan daya tarik wisata. Tentu saja sebagai atraksi utamanya adalah Reog itu sendiri. Namun sebagai kota asal Seni Budaya Reog, ternyata tidak setiap hari kita bisa menjumpai pagelaran seni tradisional ini. Kesenian reog Ponorogo sebagi kesenian tradisional, penuh dengan nilai-nilai historis dan legendaris yang tumbuh dan berkembang sejak dahulu hingga sekarang. Bukan saja menjadi kebanggaan daerah melainkan menjadi kebanggaan nasional. Penyajian dan penampilan kesenian reog Ponorogo dengan figur yang penuh batiniah dan dilapisi dengan magis yang merupakan perpaduan antara lahiriah dan batiniah secara serasi, seimbang dan tetap hidup berkembang dikalangan masyarakat Ponorogo Kesenian reog merupakan salah satu modal dan kekayaan budaya di Jawa Timur. Reog Ponorogo telah berkembang berabad-abad lamanya di daerah asalnya, sehingga merupakan khasanah budaya nasional yang memiliki kedudukan khas dihati anggota masyarakat...
read more

Tips Traveling Kamilah

1. Bawa barang seperlunya Tinggalkan barang-barang yang sangat berharga di rumah, dan barang-barang berharga di hotel. Anda akan menjajal jalanan, maka bepergianlah dengan ringkas. Segalanya mesti muat di ransel dan kantung. Hal ini memudahkan Anda untuk meraih, mengawasi, sekaligus mencegah hal-hal buruk terjadi 2. Membaur dan Kenali budaya setempat Saat berada di tempat yang baru, traveler patut mengenal budaya setempat untuk menghindari diri dari kesalahpahaman bahasa dan kebiasaan masyarakat di tempat wisata. Carilah informasi tentang kebiasaan penduduk setempat jauh hari sebelum keberangkatan. Membaur bisa berarti menjalin relasi dengan orang lokal, atau juga mengaburkan diri. Tidak ada gunanya berpenampilan mencolok di sekitar orang-orang asing. 3. Cukup tidur Kadang traveling membuat jam tidur Anda berkurang. Manfaatkan waktu tidur sebaik mungkin. Dengan tidur, maka akan membantu Anda untuk menyimpan energi agar tetap sehat dan fit selama di perjalanan. Pastikan Anda tetap mendapatkan istirahat yang cukup dan tidur yang nyenyak selama perjalanan maupun di tempat...
read more